Syarat Menjadi Eksportir Produk Indonesia

Syarat menjadi eksportir diharuskan memiliki disiplin administrasi yang kuat, kenapa? Karena ini bukan bisnis main-main, Anda harus profesional dalam mengaturnya.

Syarat menjadi eksportir diharuskan memiliki disiplin administrasi yang kuat, kenapa? Karena ini bukan bisnis main-main, Anda harus profesional dalam mengaturnya. Baik, Syarat-syarat Penting untuk Menjadi Eksportir (menjual produk ke luar negeri) dengan Lengkap, yaitu:
Photo by Ingrid Taylar

Syarat Menjadi Eksportir tentunya kita harus memiliki produk yang layak untuk dijual ke luar negeri.

Kuantitas dan kualitas produk juga harus terjaga dan bagus, jika tidak memperhatikan dua hal ini, produk yang akan Anda ekspor tidak akan dilirik.

Usahakan produk yang akan di ekspor adalah produk kebutuhan, baik itu untuk perorangan maupun perusahaan.

Selain itu, syarat menjadi eksportir diharuskan memiliki disiplin administrasi yang kuat, kenapa? Karena ini bukan bisnis main-main, Anda harus profesional dalam mengaturnya.

Baik, pada kesempatan kali saya akan membahas secara rinci untuk syarat menjadi eksportir atau menjual barang ke luar negeri.

Syarat-syarat Penting untuk Menjadi Eksportir (menjual produk ke luar negeri) dengan Lengkap.

Tahapan yang saya tulis ini adalah syarat untuk sebuah perusahaan ekspor atau sekala besar.

Artinya, jika Anda ingin mengekspor produk indonesia, berikut adalah syarat-syarat utamanya:

1. Harus Memiliki Badan Hukum, seperti:

  • Perseroan Terbatas (PT)
  • Perusahaan Umum (PERUM)
  • Firma
  • Perusahaan Perorangan (Persero)
  • Koperasi
  • Perusahaan Jawatan (Perjan)
  • Commanditaire Vennotschap (CV)

2. Harus Ada Izin dari Pemerintah, seperti:

  • Izin dari Dinas Perdagangan berupa SIUP (Surat Izin Perdagangan)
  • Izin dari Dinas Perindustrian berupa Surat Izin Industri
  • Izin dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) berupa PMDN (Izin Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri)

Catatan: Mengenai tiga perizinan ini, cukup salah satu saja yang sesuai dengan jenis perusahaan Anda.

3. Harus Memiliki Nomor Wajib Pajak (NPWP)

Dalam hal ini sangat diwajibkan sekali, NPWP sering sekali dijadikan syarat utama dalam segala urusan.

Jika semua syarat sudah terpenuhi, Anda bisa melakukan kegiatan ekspor barang ke luar negeri, silahkan dibaca: Panduan Ekspor Barang Menggunakan Letter of Credit

Eksportir Terbagi Menjadi Dua Klasifikasi, dan Syarat-syaratnya pun Berbeda.

1. Eksportir Sebagai Produsen

Untuk memperoleh legalitas harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan, diantaranya:

  1. Mengisi formulir yang disediakan oleh Dinas Perindag di Daerah Propinsi, kota/ Kabupaten.
  2. Harus mempunyai NPWP
  3. Harus mempunyai izin usaha Industri
  4. Harus melaporkan ke Dinas Perindag mengenai realisasi ekspor/ expor setiap tiga bulan sekali secara berkala.
  5. Dan laporan tersebut harus disahkan oleh Bank Devisa serta melampirkan surat pernyataan, seperti:
  • Tidak adanya masalah dengan kepabeanan
  • Tidak adanya tunggakan pajak, dan
  • Tidak adanya tunggakan hutang perbankan

2. Eksportir yang Bukan Sebagai Produsen

Eksportir yang bukan produsen mengenai syarat-syaratnya sebenarnya sama saja dengan eksportir sebagai produsen.

Yang membedakannya adalah dalam hal perizinan, eksportir yang bukan produsen izin usahanya berupa izin usaha perdagang.

Jika ada pertanyaan mengenai syarat menjadi importir, silahkan hubungi: Kontak Layanan Ekspor Resmi

Penutup

Demikianlah pembahasan tentang Syarat Menjadi Eksportir Produk Indonesia. Mudah-mudahan ini bisa membantu Anda yang sedang berencana untuk mengekspor produknya ke luar negeri.

Penulis: ridwanris

Saya Asep Ridwan Rismanto seorang karyawan swasta dan hobi saya adalah menulis di blog.

Tinggalkan Balasan