Panduan Ekspor Barang Menggunakan Letter of Credit

Para pelaku harus tahu cara-caranya, supaya kegiatan ekspor berjalan mulus dan sukses. Panduan Ekspor Barang yang akan saya bahas kali ini adalah dengan cara menggunakan LC (letter of credit). Anda sebagai seorang pemula pastinya bingung kan, apa itu LC (Letter of Credit)?

Para pelaku harus tahu cara-caranya, supaya kegiatan ekspor berjalan mulus dan sukses. Panduan Ekspor Barang yang akan saya bahas kali ini adalah dengan cara menggunakan LC (letter of credit). Anda sebagai seorang pemula pastinya bingung kan, apa itu LC (Letter of Credit)?Kegiatan Ekspor Barang ke luar negeri bisa dilakukan oleh siapa saja, khususnya oleh para pelaku UKM, pemilik industri, dimana pun dan kapan pun.

Tentunya sebelum memulai kegiatan ini, para pelaku harus tahu cara-caranya, supaya kegiatan ekspor berjalan mulus dan sukses.

Panduan Ekspor Barang yang akan saya bahas kali ini adalah dengan cara menggunakan LC (letter of credit).

Anda sebagai seorang pemula pastinya bingung kan, apa itu LC (Letter of Credit)?

Sebelum dilanjut ke poko utama, saya akan membahas dulu LC, supaya Anda yang tidak tahu menjadi tahu.

LC singkatan dari Letter of Credit adalah cara pembayaran internasional untuk eksportir menerima pembayaran dari importir setelah barang dan berkas-berkas dokumen dikirimkan oleh eksportir kepada importir/ pemesan.

Untuk lebih lengkapnya silahkan berkunjung ke Pembahasan Letter of Credit di Wikipedia.

Oke sekarang kita lanjut ke poko utama. Sebelum Anda melakukan Ekspor barang ke luar negeri, sebaiknya Anda melengkapi dulu persyaratannya, silahkan baca: Syarat Menjadi Eksportir Produk Indonesia

Panduan Cara Ekspor Barang dengan Menggunakan LC (Letter of Credit)

1. Sales Contract Process

Apa itu Sales Contract? Adalah surat persetujuan/ dokumen-dokumen antara pembeli dan penjual dari purchase order yang telah diminta oleh pemesan/ importir.

Yang isinya adalah harga, jumlah, syarat pembayaran, cara pengiriman atau pengangkutan, tentang mutu, asuransi, dll.

Ini adalah dasar untuk pemesan/ importir dalam memenuhi syarat aplikasi untuk pembukaan LC kepada Bank.

2. LC Opening Process

LC adalah sebuah jaminan dari Bank penerbit untuk eksportir yang sesuai dengan instruksi dan permintaan dari pemesan/ importir.

3. Cargo Shipment Process

Ini suatu yang penting karena ini adalah dokumen pengapalan yang tak lain merupakan bukti eksportir telah mengirimkan barang yang sesuai pesanan importir secara lengkap yang sesuai dengan persyaratan yang tercantum jelas dalam LC.

4. Shipping Document Negotiation Process

Ini adalah sebuah proses pencairan atau penguangan dokumen pengapalan untuk eksportir, dan ini merupakan proses untuk mengklaim barang oleh importir bahwa barang pesanan sudah dibayar.

Untuk lebih jelasnya dan lebih lengkap tentang Ekspor Barang Menggunakan LC silahkan berkunjung ke Directorate General for National Export Development.

Penutup

Dengan 4 cara panduan Mengekspor Barang ke Luar negeri diatas semoga menjadi gambaran dan menjadi pemicu untuk para pelaku bisnis yang berencana mengekspor barangnya ke luar negeri, khususnya ini untuk UKM.

Demikianlah pembahasan Panduan Ekspor Barang Menggunakan Letter of Credit, semoga bermanfaat untuk semuanya.

Penulis: ridwanris

Saya Asep Ridwan Rismanto seorang karyawan swasta dan hobi saya adalah menulis di blog.

Tinggalkan Balasan