Inilah Makanan Kuno yang Ada Hingga Sekarang

Semenjak dahulu makanan kuno adalah salah satu pencapaian prestasi yang sangat penting.

Makanan Kuno memang sangat menarik perhatian untuk orang-orang pada zaman sekarang. Mungkin kita penasaran mengenai rasanya, atau mengenai resepnya, sehingga ingin membuat ulang makanan tersebut.

Semenjak dahulu kala makanan kuno adalah salah satu pencapaian prestasi yang sangat penting. Raja-raja dan kaisar-kaisar zaman dulu dan orang-orang kaya zaman sekarang, menjadikan makanan sebagian dari gaya hidup mereka.

Biasanya Resep Masakan tercipta dari adat dan lingkungan hidup yang didiami oleh suatu kelompok masyarakat, artinya bahan-bahan makanannya tersedia banyak dari lingkungan tersebut. Seiring perkembangan zaman dan perpindahan manusia dari satu tempat ke tempat yang lain terjadilah pembauran resep masakan, berbagai resep pun menyebar dan bersatu dengan racikan resep daerah yang baru.

Tapi pembauran resep ini tidak bisa langsung diterima begitu saja oleh orang-orang yang ada di daerah baru. Terjadi kecocokan dan ketidak cocokan makanan, karena bahan-bahan makanannya ada yang bisa dicerna dan ada yang tidak bisa dicerna oleh rasa dan pencernaan orang-orang yang ada di daerah baru tersebut. Berikut kutipan yang berhasil saya ringkas dari listverse.com Jumat (27/10/2017) tentang makanan kuno yang masih dikonsumsi sampai zaman sekarang.

Inilah Makanan Kuno yang Ada Hingga Sekarang

1. Shrikhand.

Makanan ini adalah jenis makan penutup yang bahan dasarnya dari susu fermentasi
Photo by secretlondon123

Makanan yang bernama Shrikhand ini berasal dari kata ksheer yang artinya ‘susu’. Makanan ini adalah jenis makan penutup yang bahan dasarnya dari susu fermentasi. Makanan ini berasal dari India bagian barat. Shrikhand ini mengandung kacang-kacangan, gula, dan  bumbu-bumbu. Tradisi Sajian Shrikhand masih terjaga dengan baik.

Shrikhand asli dibuat dimulai dengan memanaskan susu, lalu didinginkan oleh suhu ruang, setelah itu kultur ditambahkan supaya pengentalan bisa terjadi. Hasil gumpalannya disaring yang bertujuan untuk memisahkan gandum lalu dicampur dengan bahan-bahan tambahana.

2. Moretum.

Pada zaman Romawi kuno makanan ini sejenis ulasan keju pada roti yang umumnya disantap oleh rakyat-rakyat biasa
Photo by Carole Raddato

Pada zaman Romawi kuno makanan ini sejenis ulasan keju pada roti yang umumnya disantap oleh rakyat-rakyat biasa.

Dalam puisi purba yang berjudul Appendix Vergiliana. hasil karya Aeneid yang nama aslinya Virgil, puisi tersebut membahas makanan, makanan yang disebut dalam puisi itu adalah Moretum.

Isi dari puisi itu adalah tentang rakyat jelata pada zaman Romawi kuno yang mengambil bahan-bahan makanan dari ladang-ladang mereka, seperti rempah-rempah, bawang putih, mentega, lalu makanan disiapkan dan mengobrol dengan para budak mereka.

Moretum dibuat dari bahan-bahan yang ditumbuk dalam mortar. Moretum adalah bahasa Romawi kuno.

3. Tamelas.Tamelas sudah ada semenjak 1500 SM. Nama Tamelas berasal dari bahasa Nahuatl yang artinya 'makanan yang dibungkus' Makanan ini benar-benar purba, makanan tradisional Mesoamerika. Tamelas sudah ada semenjak 1500 SM. Nama Tamelas berasal dari bahasa Nahuatl yang artinya ‘makanan yang dibungkus’. Suku katanya berasal dari kata Tama. Bungkus Tamelas terbuat dari kulit jagung, atau daun pisang.

Menurut sejarah, bangsa Maya membuat sajian ini dari jagung lalu diisi oleh, kacang, ikan, dan telur.

Tamelas yang dibuat dari tumbukan bayam dipergunakan untuk acara keagamaan, makanan ini disajikan untuk para dewa yang mereka sembah.

4. Tharida.Tharida berasal dari Arab. Masyarakat Arab percaya Tharida ini sudah ada semenjak zaman Nabi Makanan ini adalah sup. Tharida berasal dari Arab. Masyarakat Arab percaya Tharida ini sudah ada semenjak zaman Nabi. suku Ghassaniyah  yang menciptakan sup ini. Sup ini dibuat hasil dari kombinasi semur daging, remah roti, dan kaldu.

5. Melas Zomos (Sup Hitam).Penemu sup ini adalah para kaum sparta di Yunani kuno. Sup ini biasa dimakan oleh para tentara sparta Penemu sup ini adalah para kaum sparta di Yunani kuno. Sup ini biasa dimakan oleh para tentara sparta.

Melas Zomos terbuat dari daging babi, rebusan darah babi, dan cuka.

Sup ini terkenal tidak enak dan menjijikan. Raja Pontus pada waktu itu ingin mencoba sup ini, belum satu sendok, raja sudah tidak sanggup melanjutkan makannya. Sang koki memberikan saran kepada raja, sebelum menikmati Melas Zomos, ada baiknya raja harus mandi dan berenang dulu dalam kolam sparta.  Maksud dari sang koki adalah, hanya kaum-kaum sparta lah yang bisa menikmatinya.

Demikianlah pembahasan tentang Makanan Kuno yang Aneh, semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan para pengunjung semua. Dan terakhir, saya ucapkan terima kasih banyak telah berkunjung ke blog saya.

Penulis: ridwanris

Saya Asep Ridwan Rismanto seorang karyawan swasta dan hobi saya adalah menulis di blog.

Tinggalkan Balasan